Proses pendaftaran calon presiden juga calon perwakilan presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini, Kamis (19/10) jadi ajang adu mobil klasik. Sebelumnya pasangan Anies Baswedan serta Cak Imin pakai Land Rover buatan 1967, sekarang ada mobil klasik lebih tinggi banyak lebih besar tinggi tua, Cadillac 64S produksi 1964, yang tersebut sempat muncul saat konvoi Pranowo juga juga MD sebelum tiba pada KPU.
Ganjar juga Mahfud tak menaiki Cadillac itu, keduanya menumpangi truk kepala kuning yang tersebut yang disebut area baknya sudah dimodifikasi menjadi pendopo berjalan yang mana digunakan terbuka bagian kanan kemudian kirinya. Terlihat keduanya melambaikan tangan, berbincang kemudian juga bersalaman dengan para pendukungnya.
Sementara Cadillac itu tampak klimis kemudian mengenakan bendera Merah Putih pada depan kap mesin. Aksesori aksentuasi krom mengilap dalam tempat mana-mana, mulai dari grill, bingkai lampu utama, bumper, bingkai kaca, lis sepanjang bodi, bahkan sampai ke pelek.
Mobil ini tak kalah keren dari Land Rover klasik Anies-Cak Imin yang digunakan hal itu terlihat sudah direstorasi. Peran Cadillac ini cuma sebentar sebab sosoknya tak terlihat lagi usai Ganjar serta Mahfud sampai di depan kantor DPP PDIP Jakarta pada area Jalan Diponegoro, konvoi terus berlanjut ke KPU tanpa Cadillac.
Cadillac ini punya pelat nomor B 2847 STQ. Berdasarkan data Samsat Provinsi DKI pemiliknya adalah Muara Kenalu Perima Megah. Perusahaan kontraktor yang digunakan yang berbasis di area area Jakarta Selatan ini tertoreh sebagai pemilik pertama.
Mobil jenis sedan ini berwarna asli hitam, mesinnya bensin 5.980 cc. Nilai jualnya tercatat Rp20 juta, tetapi bila dihitung historinya mungkin biaya jual mobil ini beda bagai langit lalu Bumi.
Beda dari Land Rover Seri 2 Long 2.5 T Anies-Cak Imin yang tersebut pajaknya belum dibayar akibat jatuh tempo Agustus 2022, kondisi pajak Cadillac berusia 59 tahun ini masih hidup dengan jatuh tempo pada Maret 2024.
Cadillac ini mirip limosin bekas digunakan presiden pertama Indonesia Sukarno yang mana dimaksud sering disebut model Fleetwood Series 75.
Pada 2018 mobil itu sempat diberitakan dimiliki kolektor Jimmy Syamsudin setelah mendapatkannya dari lelang Sekretariat Negara. Pemilik pertamanya adalah Probosutedjo, sedangkan Jimmy adalah pemilik keempat.
Pelat nomor Fleetwood Series 75 ini B 1 MKL berbeda dari 64S yang dimaksud dipakai Ganjar-Mahfud. Menurut penelusuran di area dalam situs Samsat Provinsi DKI pelat nomor itu ‘tidak ditemukan’.
Ganjar serta Mahfud adalah pasangan calon presiden kemudian delegasi presiden yang mana hal tersebut diusung Partai PDIP. Mahfud, yang tersebut mana saat ini masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, juga Keamanan Mohammad baru cuma diumumkan sebagai pasangan Ganjar kemarin, Rabu (18/10).




